Jumat, 26 Desember 2014

resensi film "MERANTAU" By sayyid agil



Merantau
Pemain : Iko Uwais, Siska Jesika, Christine Hakim, Dony Alamsyah, Yusuf Aulia, Laurent Buson, Alex Abbad, Mads Koudal,.
            Merantau adalah sebuah tradisi yang ada di Minangkabau, Sumatra Barat yang wajib dilakukan bagi setiap laki-lakiyang tinggal di Minangkabau untuk pembelajaran diri. Tak terkecuali bagi Yuda (Iko Uwais), seorag pesilat Harimau. Ia harus merantau ke Jakarta, da meninggalkan Minangkabau. Meski sang Ibu, Wulan (Christine Hakim) melarangnya, tapi Karena sudah bagian dari tradisi, maka Yuda tetap pergi meninggalkan ibunya, dan kakaknya Yayan (Donny Alamsyah) dengan tujuan menjadi guru silat.
            Dari Minangkabau yang tenang dan penuh kenyamanan, Yuda harus berhadapan dengan kerasnya kehidupan di Jakarta. Tak kunjung menjadi guru silat, nasib pun mempertemukan dia dengan Adit (Yusuf Aulia) dan Astri (Siska Jesika), kakak beradik yang akhirnya menjadi korban sebuah organisasi human trafficking, pimpinan Ratger (Mads Koutgal). Yuda pun tergerak hatinya untuk membantu Astrid an adiknya.
            Yuda pun harus berhadapan dengan organisasi mafia, dan ia harus melawan kaki tangan Ratger, Luc (Laurent Buson) dan Johni (Alex Abbad) dan anak buahnya. Demi sebuah kebebasan, Yuda bersama Astrid dan Adit melarikan diri dari para preman-preman mucikari yang terus mengejar mereka.
            Film yang disutradarai Gareth Evans, sutradara asal Inggris berusaha mengangkat salah satu kebudayaan asli Indonesia, yakni pencak silat kedunia internasional. Sebagai film action, MERANTAU menyuguhkan adegan penuh aksi dan adu hantam yang belum pernah ditayangkan film local, adegan kejar-kejaran dan perkelahian disuguhkan dengan sangat baik. Tak heran jika sebelum premier di Tanah Air, film ini telah mendapatkan standing applaus saat diputar di ajang film internasional di korea dan Jogjakarta.
            Film MERANTAU ingin mengajak semua generasasi muda untuk lebih mencintai kebudayaan asli Indonesia. Karena Sesungguhnya, budaya asli Indonessia harus tetap dipertahankan. Jika orang luar saja tertarik mengangkat budaya Indonesia, maka kita sebagai orang asli yang lahir di Indonesia harus lebih bangga dengan kebudayaan negeri kita sendiri bukan?  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar